Feeds:
Pos
Komentar

 

Aku melihatnya lagi. Ia tampak baik-baik saja. Masih dengan senyuman yang ku kenal 10 tahun yang lalu, bahkan lebih. Ingin sekali bertemu dengannya. Menyapanya melalui senyuman, hingga aku dapat melihat senyum khas darinya. “Apa kabar mu?” Itu yang hendak ku tanyakan padanya. Meski aku tau, sejujurnya aku ingin menerima jawaban yang lebih dari sekedar “aku sehat”.

Dari kisahnya, selama kita berpisah sekian tahun. Aku pasti. Aku yakin. Bahwa ada hal yang dapat membuatku bangga terhadapnya. Senang bisa mengenalmu. Senang bisa turut dalam cerita kehidupanmu. Ingin sekali segera bertemu. Menyapa. Bersalaman. Bercerita banyak hal. Meski yang aku inginkan adalah kedua bibirmu yang berbicara banyak kisah. Terima kasih. Aku sangat berterima kasih. Atas hari-hari dalam pertemuanmu denganku. Dari awal. Sejak melihatmu. Aku merasa sangat kecil bagai debu. Ingin ku raih apa yang kau raih. Ingin aku gapai apa yang telah kau gapai. Tetapi, kita sungguhlah berbeda. Bahagianya menjadi dirimu, bukan? Aku rindu, membaca blogmu yang kini tak lagi kau urusi. Dia sudah berdebu, kau tau? Kau sangatlah luar biasa dalam pandangan mataku. Bahkan ketika fotomu yang muncul, aku merasa sangat bahagia.

 

Terimakasih…

Terima kasih banyak…

 

Untuk teman yang tidaklah dekat. Untuk teman yang ku kenal sejak lama.

 

Kala sendiri.

17.52

Purwakarta

Lega Sudah

Bismillah…

Lega Sudah…

Untuk apa? Diri ini sudah hampir merasa lega untuk beberapa hari ke depan. Apakah kegiatan yang dijalankan ini terasa berat? Sebut saja KKN. Karena memang ini namanya.

Lelah ku sebut? Ya Lelah… fisik… perasaan… hati ini… sangat lelah… Namun Allah ta’ala selalu menguatkan dengan kondisi yang melemah ini. Bukan tempat yang menjadi masalah, bukan pula teman-teman yang berada di samping dan sudah sudi bersama selama beberapa minggu. Tapi karena diri ini saja…

Perasaan lega akan terasa, ketika sudah sampai rumah. Istirahat. Istirahat sebelum menghadapi banyak hal lainnya. Sudah cukupkan saja. KKN yang satu ini sudah cukup memberi pelajaran. Meski sudah bersyukur selama berada di KKN, tapi sudah, cukup saja hanya sekali aku rasakan perasaan campur aduk ini.

Berhari-hari dalam perasaan lelah yang sama. Perasaan sakit yang sama. Serta perut kenyang yang sama.

Ah, rasanya banyak ketidaksyukuran yang banyak disebutkan. Sedang Allah ta’ala, aku yakin, memberikan banyak pelajaran kepada makhluk-Nya yang satu ini.

Allah ta’ala sangatlah baik. Meski diri sering meronta-ronta dalam kemaksiatan namun Allah ta’ala masih tetap memberikan kebaikan-Nya. Hingga mata kembali terbuka. Terbuka selebar-lebarnya. Terkadang menutup mata lagi secara perlahan.

“TOLONG! AKU BUTUH DI TOLONG DI JAM SEPERTI INI. ORANG LAIN BICARA TERUS! AMBIL ALIH TERUS! TOLONG IKAT MULUTNYA! IKAT DIRINYA! SUNGGUH LELAH MENDENGAR SUARANYA BERGEMA DI RUANGAN INI!” begitu ingin aku berteriak di 9:28 pm ini. Maafkan, diri ini masih memiliki sakit yang mendalam. Meski mungkin separuhnya yang lain memiliki rasa sakit yang sama pula.

========================================

9:29 pm

2-Agustus-2016

Subang

Kala hati berdiam, sudah ingin tidur. Sudah lelah berkompetisi dalam volume suara.

Bismillahirrahmanirrahim…

Alhamdulillah, atas apa yang telah Allah ta’ala berikan kepada diri ini.

Diri yang menguat hatinya kemudian melemah dan kembali menguat… begitu selalu…

Alhamdulillah, malam ini menjadi malam ke-6 berada di Subang. Berada di sini, di tempatkan dengan orang-orang yang banyak tertawa. Ikut bahagia… Alhamdulillah.

Malam kemarin kami makan baso bersama-sama. Naik motor beriringan, rasanya syahdu sekalii… Langit juga tampak sangat cerah hingga bulan dan bintang terlihat terang-benderang di langit malam. Di tambah lagi malam ini, malam minggu, kami beriringan pergi. Pergi ke sebuah tempat yang tidak pernah diri ini datangi di malam minggu karena sangaaaaattt jauh dari rumah. Tapi, karena berada di Subang dan jaraknya lumayan dekat, ditambah lagi malam minggu, akhirnya kami memilih berjalan-jalan. AAK! suka sekali jalan-jalan. Karena berada di rumah sangat bosan sekali :’) Sayangnya, gerimis malam datang hingga membuat niat kami hampir diurungkan. Alhamdulillah tetap jadi…

Nampak jelas titik cahaya

Dari pagi hingga petang

Bukit itu terlihat dari kejauhan

Ingin terus memandanginya selalu

Dengan sepeda yang ingin sekali aku kayuh di pagi harinya

Hanya untuk melihat bukit itu saja

Ingin sekali

Ya, ingin sekali…

Hujanku,

Tak apa kau datang

Namun,

Semoga Allah ta’ala mengizinkan diri ini melihat bukit itu

Serta langit pagi

Juga udara pagi

Yang menyapa

=====================

Sabtu, 18 Juni 2016

14 Ramadan 1437 Hijriah

Subang

Ditulis dengan senyuman di sebuah kamar

 

Coba, Pertama Kali

Bismillahirrahmanirrahim

Ketika yang lain tertawa dan tangan masih sibuk mengetik

Tugas belum terselesaikan

Alhamdulillah, Allah ta’ala memberi kekuatan

Sampai saat ini

Semoga terlaksana dengan lancar

Ketika hati menguat

Aku baik-baik saja

Aku baik-baik saja di sini

Sambil terus berharap terus baik-baik saja

Tau kah?

Diriku ikut tertawa

Bersama lainnya

Ya Rabb

Kuatkanlah hati ini agar tidak lagi melemah

Bersedih untuk hal yang tidak perlu lagi

=========================

Senin, 13 Juni 2016

9 Ramadan 1437 H

8:37 pm

Subang

 

Aku Berangkat

Aku Berangkat.
Menuju kota tempat menuntut ilmu.
Bandung.
Tadi pagi, hati ini berangsur tenang setelah sebelumnya dia berkecamuk begitu dahsyat.
Tadi pukul setengah tujuh, dengan motor yang dikendarai bapak, aku berangkat.
Mengejar waktu.
Mengejar pukul 6.
Bersama kepergianku dari rumah. Aku pandangi langit pagi.
Aku berbisik dalam hati,
“Langit, temani aku sampai Bandung. Aku pun ingin bertemu denganmu di tempat KKN nanti…”
Langit pagi.
Allah ta’ala membuat langit pagi tadi berwarna jingga.
Terus dan terus… aku pandangi hingga sampai di tempat.
Ya Allah…
Hati yang sebelumnya menangis, kini menguat. Sebelumnya berteriak kini mereda.
Dalam perjalanan menuju Bandung.
Bersamaan dengan deru mobil. Aku terus mengetik.

Semoga diri ini dapat bertahan. Selama jauh dari keluarga yang dicintai.
“Jauh” hanyalah jarak bukan?

===================
06.27
Minggu
KM 111
Tol menuju Bandung

Padamu

Ku dapati diriku memeluk tubuhku sendiri

Menguatkan isi hati di dalamnya

Menepuk pundak yang turun karena lelah

Wahai tubuh, sudahkah kau bersyukur?

Bersama lisan yang tak henti mengeluh

Sudahkah kau memohon ampun?

Atas apa yang dirimu kerjakan?

Membuat dirimu sedih bukan main?

Allah ta’ala memberikannya padamu

Ya, cobaan itu

Agar dirimu kuat

Senantiasa bersama tubuh itu akan ada,

Hati yang menjadi kuat

Bersyukurlah

Bertaubatlah

Pintu taubat, tidak akan tertutup

Hingga nafas diujung tenggorokan

=======================

2:45pm

10 Juni 2016

Purwakarta

Ketika diri dirasa lelah

Allah ta’ala sesungguhnya tengah menguatkan

Ya Allah…

Ya Allah…

Aku tau,

Langit berubah seketika tadi sore

Pertanda bahwa hari yang ditunggu akan tiba

Aku tau,

Ketika duduk di depan tv

Menunggu hasil sidang isbat

Betapa aku menunggu hari ini

Bulan ini…

Bulan yang sangat aku tunggu kedatangannya

Terima kasih Ya Allah

Telah menghandirkan bulan di mana,

Engkau memberikan kesempatan kepada makhluk-Mu

Untuk dapat lebih dekat dengan-Mu

Mengadu hari-harinya pada-Mu ya Rabb

Selamat datang Ramadan

Selamat datang bulan yang aku nantikan

Selamat datang hai perubahan

Semoga harimu menyenangkan, selalu…

============================

Minggu, 5 Juni 2016

1 Ramadan 1437 H

Purwakarta

Sudden Hug

Bismillahirrahmanirrahim

Tergerak lagi untuk mengetik di sini. Karena seorang teman tiba-tiba memeluk diri ini. Diri yang hatinya sedang sangat rapuh entah mengapa. Pelukan itu tiba-tiba saja terjadi. Ketika tengah fokus pada kegiatan lain, seorang teman sebut saja Hud tiba-tiba memelukku dari depan. Aku terkaget. Meski sebentar saja, tapi rasanya pelukan itu sangat berarti. Sangat berarti bagi orang yang kesepian seperti ini.

Sudah lama tidak bercengkrama denganmu wahai A. Apa kabar mu? apakah tulisan ini akan tersampaikan kepadamu? Kau baca? Kau kepo-i? Aku tidak tau. Tapi A, rasanya kangen sekali berbincang denganmu. Dulu dirimu sering sekali mampir ke kossanku, untuk sekedar istirahat, menunggu ayahmu menjemput. Aku kangen sekali…

Hai I, apa kabar? Jarak begitu jauh memisahkan kita bukan? Kemarin aku mencoba menghubungimu, handphonemu tidak aktif. Apakah begitu caramu menghindari dunia terutama isinya? Termasuk dariku? Yang seringkali mengajakmu makan. Membicarakan hal yang penting dan berujung pada perdebatan kecil yang tak berujung kecuali hingga salah satu dari kita kurang yakin akan apa yang dibicarakan kemudian terdiam. Aku kangen sekali. Kapan kita bisa jalan-jalan berdua lagi wahai I? Aku ingin sekali lebih sering menghabiskan banyak waktu denganmu lebih lama seperti dahulu. Ingin sekali… jika kau ingin tau…

D. Kau sedang sibuk? Ya, aku tau… aku melihatnya sendiri…

Kepadamu J. Aku ingin mengucapkan terima kasih karena sudah menjawab setiap chat dariku ketika aku kesepian. Membantuku ketika kondisi terpuruk. Kau tidak tau kan? Selama ini dirimu membantu aku mengumpulkan puing-puing hati yang terlanjur pecah kembali. Terima kasih J. Sudah mau bercerita dan membagi cerita itu secara tulus. Semoga dirimu tidak bosan ya terus bersamaku… Kau tau? Aku sangat menyayangimu… bahkan sangat… untuk saat ini… dan semoga untuk yang seterusnya.

Adinda. Kini dirimu telah berbeda. Seakan tengah melewati fasenya kehidupan untuk mengenal banyak kepribadian dari banyaknya manusia yang bertemu denganmu. Kuat kah hatimu saat ini? Rasanya dirimu butuh pelukan hangat dan senyuman hangat di bawah langit biru yang kau sangat sukai itu. Temukanlah dia… yang berani memelukmu. Berani kah kamu? Memeluk yang lain juga? Rasanya kau terlalu jaim…

Coba lihatlah!

Di sana kau temukan pecahan hatimu

Hati yang sebelumnya rapuh dan kau tangisi

Coba lihatlah!

Di sana ada lagi pecahan yang lain

Satukanlah

Hingga membentuk utuh

Dan dirimu menyadari

Bahwa dirimu yang sekarang telah berubah

Untukmu yang melalui pelukkannya menghangatkan hati ini. Terima kasih… Aku sangat berterima kasih…

==============================

Bandung

12.27am

 Ketika seorang teman tengah tertidur.

Ikuti

Kirimkan setiap pos baru ke Kotak Masuk Anda.