Feeds:
Pos
Komentar

Archive for Juli, 2014

Membeku

Tatapan itu. Tatapan yang sangat aku tidak sukai. Tatapan redup dari pandangan matanya yang syahdu. Berkali-kali aku singkirkan perasaan itu. Meski aku tau, bahwa ia tak pernah menyembunyikan tatapan redup itu dari balik bingkai kacamatanya.

Lagi. Aku terjebak dalam sebuah situasi dengannya. Sepanjang jalan aku hanya terdiam. Siapa yang tau. Bahwa seseorang yang begitu aku sukai kini duduk disampingku. Ditengah keramaian dan orang-orang yang berdesakan di dalam bus kota. Aku hanya terdiam. Memangnya apablagi yang harus aku lakukan? Menyapanya? Hal bodoh yang sempat terpikirkan oleh ku namun ku urungkan untuk melakukannya.

Dan terus. Kami turun di halte yang sama. Berjalan di arah yang selaras. Namun, langkah kami tak seiring. Aku berjalan jauh di depannya. Tak berani menoleh. Tak juga berani untuk menghentikan langlahku sejenak agar kami melangkah beriringan.

Sudah cukup. Cukupkan saja omong kosong ini. Aku hanya sedang membual. Berkhayal tentang sesuatu yang aku tak akan pernah bisa mendapatkannya. Tatapan redup itu tak pernah ada. Dia hanya angan dan imajinasiku belaka. Bus kota itu tak pernah ada. Itu hanya sebagian dari potongan memori yang telah lalu. Halte itu pun tak pernah ada. Yang ada hanya sebatang pohon akasia yang berdiri kokoh menantang angin di sudut jalan. Terlebih lagi. Ia tak pernah ada. Bahkan tak pernah tercipta. Bayangan itu terus membeku. Seakan aku melihatnya begitu nyata. Berbekas. Membeku layaknya gunung es di kutub sana.

Sudahlah. Tatapan redup di balik bingkai kacamata itu hanya bayangan belaka. Ketika matahari berada diatas kepala, ketika matahari berganti sinaran sendu bulan. Bayangan itu turut menghilang. Meski terus berbekas. Dan kembali utuh.

————–
Efek baca novel sampai malam :”) jadi sok-sok-an ngelihat tatapan redup XD
02:19am-end

Read Full Post »

Sahabat Pena

Hari Kamis.. Hari ke-5 Ramadhan πŸ˜€ semoga shaum dan ibadah wajib juga ibadah sunnah lainnya bisa dijalani dengan ikhlas ya πŸ™‚

Saya bingung juga ingin ngetik apa :”D tapi tiba-tiba kepikiran tentang sahabat pena πŸ™‚

Taukah kamu sahabat pena itu apa?
Kalau menurut saya sih Sahabat Pena itu teman surat-suratan, eitss.. suratnya bukan dalam bentuk elektronik, bukan juga surat kaleng yang tidak ada nama pengirimnya, tapi surat yang dikirim lewat pos πŸ™‚
Saya punya sahabat pena ketika kelas 6 SD πŸ™‚ cuma 2 siih..
yang pertama ada Wirza, dari Sumatera Barat
WP_000611 (2)
sayangnya saya sudah putus surat-suratan dengan Wirza, ingatkah kamu kejadian gempa di Agam waktu itu? entah mengapa semenjak kejadian itu tak ada lagi surat yang saya dapatkan darinya :”) Ketika itu saya ikut khawatir, apakah pak pos benar-benar kehilangan alamat Wirza?

Kemudian ada Yenny dari Semarang
WP_000617 (2)
Hanya satu surat, entah mengapa surat itu kemudian terhenti lagi :”) belum sempat saya berbincang banyak dengannya lewat surat… *hiksuuuu*

Berbeda ya rasanya ketika mendapat surat, apalagi dari seseorang yang bahkan kita tidak tau sebelumnya. Coba deh, apa yang kamu rasakan ketika dapat sms dari orang asing yang minta kenalan, risih kan. Risih karena kita hanya sebatas tau nomor dan namanya saja. Kalau lewat surat, ada alamat yang tertera. Wuuuiiih rasanya bukan main senangnya ( > A < ). Saya saja tidak menyangka sebelumnya akan mendapatkan sahabat pena.

Namun, sangat disayangkan. Teknologi yang semakin canggih membuat surat-menyurat lewat pos menjadi tidak terlalu populer seperti dulu. Bayangkan, ketika pak pos datang dan memberikan surat kepadamu. Wah! luarbiasa gembira πŸ˜€
Majalah Bobo-lah yang membantu saya dahulu berteman lewat surat dengan Wirza dan Yenny πŸ™‚ dari rubrik Apa Kabar, Bo? banyak yang ingin memiliki sahabat pena πŸ™‚
Masa kecil memang tiada duanya yaaa XD

Ingin rasanya memulai kembali bersahabat pena. Tapi, kantor pos di dekat kampus saya bisa dikatakan jauh. Waktu SD dulu sih saya tinggal jalan kaki ke kantor pos dari sekolah. Masih adakah yang surat menyurat lewat pos? πŸ™‚ Ingin juga rasanya surat menyurat dengan orang Indonesia yang berada diluar negeri sana πŸ˜€ heheee

Read Full Post »