Feeds:
Pos
Komentar

Archive for Oktober, 2014

Semerbak wangi embun pagi tercium oleh hidungku yang tadi malam sempat pilek. Kurasakan wanginya begitu menyejukan paru-paru. Tak ada nyamuk tadi malam, sehingga tidurku tak terganggu oleh suara dengungannya. Pagi ini begitu indah. Pandangan mataku terus tertuju pada barisan tanaman teh di bukit seberang rumah nenek.

“teh manisnya diminum dulu cu.” tawar nenek kepadaku yang tengah berdiri mematung di teras rumah. Lantainya terasa dingin di kakiku yang sebenarnya sudah dibalut kaus kaki.

Aku tersenyum pada nenek yang kini duduk di bangku kayu, menyeruput teh manis buatannya. Asap mengepul dari gelasnya. Teh itu tampak menggiurkan di suhu sedingin ini.

“Nanti jalan-jalan paginya ke bukit punya Pa Mamad saja. Dibalik bukit itu ada danau, airnya jernih sekali, kamu bisa numpang perahu Pa Ahmad untuk menikmatinya.” saran nenek ketika melihat pandanganku tak lepas dari bukit di seberang rumah.

Aku mengangguk mengiyakan ucapan nenek. Ya, aku memang ingin sekali berlari-lari disamping tanaman teh yang kehijauan.

——————————————————-
pengen lari :”)

Read Full Post »

Bismillah…

Kemarin, kami bertiga berkumpul. Merumuskan, memikirkan, membagi dan saling berusaha satu sama lain. Aku memang tak membantu banyak. Mereka terus bekerja dibarengi rasa optimis. Alhamdulillah, kami sudah bekerja bersama. Meski aku merasa bahwa aku tak melakukan apapun. Aku bersyukur bisa bertemu, mengenal dan berdiskusi dengan kalian. Kadang aku merasa begitu berbeda. Begitu kehilangan pemikiranku ketika bersama kalian. Ah, tapi aku berbangga hati bisa menyandingkan namaku dengan nama kalian. Dua orang yang dimataku begitu hebat.

Optimis bisa, optimis menang. Semoga Allah menghendaki. Ingin sekali aku berkelana bersama kalian (meski pasti akan ada pemisah antara kita). Di kota yang Insyaa Allah akan kita datangi bersama. Aku ingin bersama terus sampai akhir dengan kalian. Sampai benar-benar kita mencapai yang kita inginkan.

Ya, kalian sungguh hebat dan tidak pantang menyerah. Ingin rasanya hal itu tertular pada diriku yang seperti ini. Melihat kalian saja sudah membuat aku bersemangat. Ingin mengikuti jejak kalian yang luar biasa. Ya, ingin sekali πŸ™‚

Semoga, suatu hari aku juga bisa menyusul kalian. Menjadi mahasiswa yang berprestasi πŸ™‚

Read Full Post »

Senyum yang Merekah

Bismillah…
Yuk kita lihat senyumnya Maka-chan dulu :”3 >>
180083_1285260749215_4933034_n

Selalu ada alasan mengapa saya memposting suatu tulisan di wordpress ini *eeaa sok penting gituu~ :v *
“Senyum Merekah” adalah ketika seseorang melengkungkan bibirnya keatas hingga deretan giginya terlihat, melalui senyum itu orang lain bisa tau kalau kita sedang bahagia. Itu kira-kira definisi dari saya._. *agaknya adinda ini pendefinisi ulung(?)*

Saya paling suka melihat seseorang yang tersenyum. Rasanya ada suatu energi *biar ilmiah._.* yang terpancar dan membuat yang melihatnya itu menjadi ikut bahagia :”) Ketika teman-teman di kelas saya ada yang tersenyum, rasanya tentram melihatnya, seakan muncul keakraban meski belum terlalu mengenal.

Saya juga suka melihat gambar-gambar orang yang tengah tersenyum, seperti ini niiiih >>

by Nurel

by Nurel

1094815331786

Mereka mirip ya, padahal beda artist looh~
Biasanya saya jadikan wallpaper handphone atau profil picture gitu, supaya bisa “ketularan” senyum merekah ala mereka *hahaaaa*

Saya juga lagi membayangkan, sosok Rasulullah yang tengah tersenyum. Rasanya pasti tentram banget kalau bisa lihat wajah beliau yang tersenyum. Dengan deretan gigi yang rapi dan wajah yang teduh. Masya Allah, pemandangan yang ingin sekali saya lihat :”) Well, boleh banget kan berkeinginan bertemu beliau meski dalam mimpi.

Senyum itu penting, senyum itu keereeeeeeennnnnnn :”)
Senyum itu …. sebuah pesona~ *eeaa
Sekian aja deh sebelum berakhir ngga jelas .____________.””

So,
Senyum yang merekah
Bagai rerumputan kering tersiram rintik air hujan ia tumbuh menyejukkan
Manis bagai madu yang baru dicicip dan rasa yang tidak terlupakan
Senyum yang merekah
Sinaran cahaya bulan yang mengintip dari balik dedaunan pohon akasia
Birunya langit tanpa awan disana
Bersih
Menarik
Menular
HUWAAA LUARBIASAAAAAA :”D

-sekian- lanjut nugas gituuu~ :3
7:26pm-END

Read Full Post »