Feeds:
Pos
Komentar

Archive for Februari, 2017

Kamu Tahu, Tidak?

img_0016Bismillah…

Tulisan ini akan penuh dengan kalimat, “kamu tahu tidak?” Karena aku hanya ingin bercerita. Bercerita kisah Pe-pe-el dan sebagainya. Tulisan pertama di bulan Februari.

Kamu tahu, tidak?
Awalnya merasa kecewa karena harus berada jauh dari kota kembang. Perlahan-lahan, semakin bisa untuk meyakinkan diri berada disini. Tidaklah lama, hanya perlu bersabar. Selalu bersabar itu kuncinya. Tak mudah menyerah juga salah satunya.

Kamu tahu, tidak?
Ada gunung yang kehijauan terlihat setiap kali berangkat menuju sekolah. Menanjak, kelelahan, tapi gunung dan kabut yang menghiasinya seperti memberikan semangat tersendiri

Kamu tahu, tidak?
Aku belajar banyak kosakata baru BISINDO di sini. BISINDO khas anak-anak murid. Mereka dengan senang hati mengajari aku. Meski aku guru Pe-pe-el. Aku bertanya, “isyarat S-u-r-g-a, apa?” sambil mengeja kata “Surga” dengan abjad jari. Kemudian mereka memberitahukannya. Pelajaran yang paling menyenangkan aku ajarkan adalah Agama Islam di kelas XII.

Kamu tahu, tidak?
Sudah sangat merindukan rumah. Kossan. Kampus. Ternyata, kehidupan kampus juga ada memori indah yang menyisa. Rumah dengan kenyamanannya. Kossan dengan ketersendiriannya dan Kampus dengan lika-liku aktivitasnya.

Kamu tahu, tidak?
Di sini sering hujan. Sehingga bisa terus berdoa. Karena berdoa di waktu hujan termasuk waktu mustajab.

Kamu tahu, tidak?
Aku sering meneriakan, “I love you, (nama murid),” ketika mereka sedang mengerjakan tugas yang aku berikan. Semua bergeming. Diam. Tidak mendengar yang aku teriakkan. Karena teriakan kata itu hanya untuk memberi aku kekuatan. Meski sejujurnya aku katakan pada mereka tanpa bahasa isyarat. Aku mencintai mereka sungguh-sungguh.

Kamu tahu, tidak?
Ada murid yang difficult to deal with dan aku hampir menangis dihadapannya. Hahahaaa… sambil menatapnya lama. Mataku memandangnya berkaca-kaca, sedangkan ia menunduk ke bawah, memainkan sepatunya. Namun kemudian aku duduk dihadapannya, berharap perhatiannya kembali kepadaku. Aku usahakan segala macam cara. Aku harus bisa menarik perhatiannya, lebih dari sepatu yang dimainkannya mau pun permen yang dia kunyah bukan di jam istirahat.

Kamu tahu, tidak?
Pelajaran yang paling sulit aku jelaskan adalah Bahasa Indonesia. Karena kekurangan yang aku miliki, sungguh, tantangan terbesar adalah mengajarkan berbahasa tertulis. Maafkan gurumu ini, muridku… Diri ini harus banyak belajar lagi, agar apa yang disampaikan bisa kalian pahami…

Kamu tahu, tidak?
Ada seorang anak berinisial D yang kadang menyebalkan terkadang ingin sekali aku beri kasih sayang karena sedang lucu-lucunya. Dia anak yang paling rajin salim tangan jika bertemu dengan guru. Paling komunikatif dan hiperaktif.

Kamu tahu, tidak?
Kenapa gambar ilustrasinya seperti itu? Karena… aku hanya ingin menggambar…

Kamu tahu, tidak?
Ada dua tawaran untuk bisa pergi ke Jepang. Tawaran pertama datang dari seorang teman yang menghubungi bahwa ada program untuk bisa berada satu tahun ke Jepang. Tapi, bermodalkan seharga 1 kali naik haji. Tawaran kedua adalah pergi selama beberapa hari di Jepang, seharga 2 laptop baru. Wah. Lebih baik menabung buat naik haji ya? InsyaAllah, Allah kan memberikan jalan lain untuk bisa pergi ke negara impian itu πŸ™‚ Hanya perlu bersabar sambil terus berusaha, ya? Persiapkan diri di tahun selanjutnya, ya?

Kamu tahu, tidak?
Aku ingin sekali menggambar sekolah tempat aku pe-pe-el. Ingin pergi mendaki gunungnya.

Kamu tahu, tidak?
Aku kangen pada sahabatku I, yang katanya menanti tulisanku di wordpress ini. Kangen pada D, untuk bisa berbincang banyak hal. Kangen A, yang semoga dirinya dikuatkan di kota lainnya.

Kamu tahu, tidak?
Aku ingin menulis banyak hal di sini. Tapi khawatir terkesan mengeluh. Bisa aku pastikan, aku akan lancar berbahasa isyarat sepulangnya dari sini :’)

Sumedang
4:35pm
Ketika yang lain sedang sibuk dengan aktivitasnya untuk mempersiapkan mengajar esok hari

Read Full Post »